Lewati ke konten utama
NASAB .asia Jaga Warisan, Sambung Generasi.
Hukum & Faraid

Kalkulator Faraid Daring: Cara Menghitung Pembagian Warisan

2 menit baca 1,568 kali dibaca
A calculator and financial documents on a wooden table while estimating the division of an estate
Kalkulator dan dokumen keuangan di atas meja kayu saat menghitung perkiraan pembagian harta warisan

Jawaban Singkat

Kalkulator faraid menghitung bagian setiap ahli waris dari daftar ahli waris yang masih hidup dan nilai harta warisan. Ia alat bantu untuk memahami perkiraan pembagian sebelum berurusan dengan pengadilan agama โ€” bukan pengganti putusan resmi, dan bukan fatwa.

Pembagian warisan menurut faraid adalah perhitungan yang tetap, tetapi seluruhnya bergantung pada satu hal yang sering tidak jelas: siapa sebenarnya ahli waris yang berhak.

Kenapa catatan silsilah datang lebih dulu

Kalkulator faraid hanya sebaik daftar ahli waris yang dimasukkan ke dalamnya. Saudara seibu yang terlupa, anak dari pernikahan pertama, atau cucu dari anak yang meninggal lebih dulu โ€” semuanya mengubah pembagian. Keluarga yang sudah mencatat silsilah lengkap tidak perlu menebak.

Apa yang dibutuhkan kalkulator

  • Jenis kelamin almarhum
  • Nilai bersih harta warisan setelah utang, wasiat, dan biaya pengurusan jenazah
  • Daftar ahli waris yang masih hidup pada tanggal wafat
  • Apakah ada harta bersama yang perlu dipisahkan lebih dulu

Aritmetika pecahan, bukan desimal

Bagian faraid adalah pecahan: setengah, seperdelapan, dua pertiga. Perhitungan yang mengubahnya menjadi desimal terlalu dini menghasilkan sisa sen yang tidak bisa dijelaskan kepada ahli waris โ€” dan dalam pembagian warisan, "hilang RM3,47" adalah pertanyaan yang harus ada jawabannya.

Karena itu perhitungan dilakukan dalam pecahan bilangan bulat dari awal sampai akhir, dan baru diubah ke mata uang pada langkah terakhir.

Kasus yang diperselisihkan harus ditandai

Sebagian kasus tidak punya satu jawaban yang disepakati semua mazhab โ€” kasus musyarakah, kedudukan kakek bersama saudara kandung, dan pembagian ketika jumlah bagian melebihi satu (aul) termasuk yang paling sering. Setiap kasus seperti itu harus ditampilkan sebagai peringatan sebelum angka, bukan sebagai catatan kaki di bawahnya.

Ini alat bantu, bukan putusan resmi

Perhitungan ini membantu keluarga memahami perkiraan pembagian dan bersiap sebelum berurusan dengan pihak berwenang. Ia tidak menggantikan putusan resmi pengadilan agama, dan tidak menggantikan nasihat pejabat syariah atau pengacara syariah.

Langkah setelah perhitungan

  1. Dapatkan penetapan ahli waris dari pengadilan agama yang berwenang
  2. Rujuk lembaga wali amanat untuk warisan kecil, atau kantor pertanahan untuk harta tak bergerak
  3. Simpan salinan putusan resmi dalam arsip dokumen keluarga agar generasi berikutnya tidak mulai dari nol
#faraid #estate #heirs

Mulai bangun silsilah keluarga Anda

Gratis untuk keluarga kecil. Tanpa kartu kredit.

Daftar Gratis