Kalkulator Faraid Daring: Cara Menghitung Pembagian Warisan
Jawaban Singkat
Kalkulator faraid menghitung bagian setiap ahli waris dari daftar ahli waris yang masih hidup dan nilai harta warisan. Ia alat bantu untuk memahami perkiraan pembagian sebelum berurusan dengan pengadilan agama โ bukan pengganti putusan resmi, dan bukan fatwa.
Pembagian warisan menurut faraid adalah perhitungan yang tetap, tetapi seluruhnya bergantung pada satu hal yang sering tidak jelas: siapa sebenarnya ahli waris yang berhak.
Kenapa catatan silsilah datang lebih dulu
Kalkulator faraid hanya sebaik daftar ahli waris yang dimasukkan ke dalamnya. Saudara seibu yang terlupa, anak dari pernikahan pertama, atau cucu dari anak yang meninggal lebih dulu โ semuanya mengubah pembagian. Keluarga yang sudah mencatat silsilah lengkap tidak perlu menebak.
Apa yang dibutuhkan kalkulator
- Jenis kelamin almarhum
- Nilai bersih harta warisan setelah utang, wasiat, dan biaya pengurusan jenazah
- Daftar ahli waris yang masih hidup pada tanggal wafat
- Apakah ada harta bersama yang perlu dipisahkan lebih dulu
Aritmetika pecahan, bukan desimal
Bagian faraid adalah pecahan: setengah, seperdelapan, dua pertiga. Perhitungan yang mengubahnya menjadi desimal terlalu dini menghasilkan sisa sen yang tidak bisa dijelaskan kepada ahli waris โ dan dalam pembagian warisan, "hilang RM3,47" adalah pertanyaan yang harus ada jawabannya.
Karena itu perhitungan dilakukan dalam pecahan bilangan bulat dari awal sampai akhir, dan baru diubah ke mata uang pada langkah terakhir.
Kasus yang diperselisihkan harus ditandai
Sebagian kasus tidak punya satu jawaban yang disepakati semua mazhab โ kasus musyarakah, kedudukan kakek bersama saudara kandung, dan pembagian ketika jumlah bagian melebihi satu (aul) termasuk yang paling sering. Setiap kasus seperti itu harus ditampilkan sebagai peringatan sebelum angka, bukan sebagai catatan kaki di bawahnya.
Ini alat bantu, bukan putusan resmi
Perhitungan ini membantu keluarga memahami perkiraan pembagian dan bersiap sebelum berurusan dengan pihak berwenang. Ia tidak menggantikan putusan resmi pengadilan agama, dan tidak menggantikan nasihat pejabat syariah atau pengacara syariah.
Langkah setelah perhitungan
- Dapatkan penetapan ahli waris dari pengadilan agama yang berwenang
- Rujuk lembaga wali amanat untuk warisan kecil, atau kantor pertanahan untuk harta tak bergerak
- Simpan salinan putusan resmi dalam arsip dokumen keluarga agar generasi berikutnya tidak mulai dari nol
Mulai bangun silsilah keluarga Anda
Gratis untuk keluarga kecil. Tanpa kartu kredit.
Artikel terkait
Pentingnya Mencatat Nasab dalam Islam
Dalam Islam, memelihara nasab termasuk lima perkara pokok yang wajib dijaga (maqasid syariah). Ini bukan sekadar kebanggaan keluarga. Nasab menentukan mahram Hubungan mahram โ siapa yang boleh dan ti...
Hukum & FaraidWasiat dan Hibah: Ketika Catatan Silsilah Menjadi Bukti Ahli Waris
Sebagian besar sengketa warisan dalam keluarga tidak bermula sebagai perselisihan tentang uang. Ia bermula sebagai perselisihan tentang siapa ahli warisnya. Tiga instrumen yang berbeda Wasiat โ peri...